Kembali
Kabupaten Sleman, Indonesia
Kehutanan/Perkayuan
082144449449
bksdajogja@gmail.com

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA Yogyakarta) merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Kehutanan yang memiliki tugas antara lain: 1. melaksanakan pen... Selengkapnya...

3
Posisi Dibuka

Asisten Pemantauan Keanekaragaman Hayati (coastal: Ekosistem Mangrove pada Calon Areal Preservasi)

Balai KSDA Yogyakarta_Kementerian Kehutanan 10Pelamar
Penempatan: Bantul, Kulon Progo
20 Orang Dibutuhkan
Durasi Magang : 4 Bulan
Tanggal Mulai Magang : 01 September 2026
Tanggal Selesai Magang : 31 Desember 2026
Tipe Magang : Umum
Metode Magang : Luring
Diposting pada 01 April 2026 WIB 8 Hari lagi
Jenjang : Sarjana/S1 Prodi :
  • BIOLOGI
  • Ilmu Biologi 
  • Ilmu Kehutanan
  • ILMU KELAUTAN
  • Kehutanan
  • Pendidikan Biologi
  • Rekayasa Kehutanan
  • TADRIS BIOLOGI
  • Teknik Kelautan
IPK Minimal : 3 Minimal Semester : 5
Tanggal Buka : 01 April 2026 WIB Tanggal Tutup : 24 Juli 2026 WIB
  1. Mahasiswa aktif Perguruan Tinggi Keagamaan Islam:
    • D4/ S1 Minimal Semester 5 pada saat pelaksanaan program; dan
    • D3 Minimal Semester 4 pada saat pelaksanaan program
  2. Telah memenuhi persyaratan administratif dari perguruan tinggi.
  3. Aktif terdaftar sebagai Peserta BPJS Kesehatan.
  4. Kriteria Lainnya: bersedia melaksanakan kegiatan ke luar kota (Kab. Kulon Progo dan Kab. Bantul).
  1. Pengumpulan Data dan Informasi Lapangan pada ekosistem mangrove;
  2. Pengolahan Data dan Informasi Lapangan terkait ekosistem mangrove;
  3. Analisis Data dan Informasi Lapangan terkait ekosistem mangrove;
  4. Konsultasi dengan dosen untuk Penyusunan Rencana Pengelolaan Ekosistem Mangrove;
  5. Penyusunan Rencana Pengelolaan Ekosistem Mangrove.

Kriteria hard skills:

  1. Memiliki pengetahuan Dasar – dasar Ekologi Mangrove;
  2. Memiliki pengetahuan dasar terkait identifikasi flora/ vegetasi dan fauna mangrove;
  3. Memiliki kemampuan untuk melakukan pencatatan data lapangan (data flora-fauna, foto dokumentasi);
  4. Memiliki pengetahuan dan dapat melakukan analisis data sederhana;
  5. Dapat membuat laporan sederhana atas hasil pemantauan lapangan;
  6. Dapat menggunakan GPS dan Mapping Tools (avenza maps).


Kriteria soft skills:

  1. Komunikasi yang baik;
  2. Bekerja dalam tim;
  3. Kemampuan observasi dan detail oriented;
  4. Adaptasi dan ketahanan fisik, mengingat bekerja di wilayah pesisir seringkali menghadapi cuaca panas, hujan, lumpur, dan medan sulit;
  5. Etika lingkungan: Memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove dan tidak merusak habitat saat bekerja
  6. Memiliki inisiatif tinggi.